Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

SEBELUM BACA ARTIKEL DAPATKAN SALDO SHOPEEPAY DISINI

Viral! Putra Indonesia Ini Jadi Otak di Balik Chip AI Nvidia, Kini Ingin Bangun Talenta Tanah Air


Jagat media sosial ramai membahas sosok diaspora Indonesia bernama Mochamad Asri atau yang akrab disapa Mocha. Ia menjadi sorotan setelah muncul dalam perbincangan bersama kreator konten Theresa.

Mocha bukan sosok biasa. Ia disebut sebagai salah satu talenta Indonesia yang berperan dalam pengembangan teknologi chip kecerdasan buatan (AI) di Nvidia, perusahaan teknologi yang menjadi salah satu pemain terbesar dalam revolusi AI dunia.

Perjalanan Mocha menuju industri teknologi global dibangun melalui pendidikan yang panjang. Ia mengawali langkahnya dari SMA Negeri 8 Jakarta, salah satu sekolah yang dikenal memiliki banyak lulusan berprestasi.

Setelah lulus SMA, Mocha melanjutkan pendidikan computer science di Jepang, tepatnya di Tokyo Institute of Technology hingga menyelesaikan gelar magister.

Perjalanan akademiknya kemudian berlanjut ke Amerika Serikat. Ia menempuh pendidikan doktoral di The University of Texas at Austin, salah satu kampus ternama dunia.

Sebelum bergabung dengan Nvidia, Mocha lebih dulu memiliki pengalaman di Meta, perusahaan teknologi yang menaungi Facebook dan Instagram.

Di Meta, ia terlibat dalam proyek teknologi masa depan seperti smart glasses atau kacamata pintar yang menggabungkan teknologi AR, VR, dan AI.

Ketika perkembangan AI semakin pesat setelah hadirnya teknologi seperti ChatGPT, arah karier Mocha ikut berubah. Ia melihat Nvidia sebagai pusat perkembangan teknologi AI dan akhirnya bergabung dengan perusahaan tersebut.

Kini, Mocha dipercaya menjabat sebagai Lead Architect di Nvidia. Pekerjaannya bisa dianalogikan seperti seorang arsitek, tetapi yang ia rancang bukan bangunan, melainkan struktur dan sistem dasar chip komputer agar mampu menjalankan teknologi AI secara maksimal.

Meski telah memiliki karier besar di Amerika Serikat, Mocha mengaku masih memiliki kepedulian besar terhadap Indonesia.

Ia berharap suatu saat dapat kembali dan memberikan kontribusi untuk membantu generasi muda Indonesia mengembangkan kemampuan di bidang teknologi.

Menurutnya, banyak anak muda Indonesia memiliki potensi besar, tetapi sering kali hanya membutuhkan kesempatan untuk berkembang.

"Saya dulu nggak punya kesempatan dan saya nggak tahu mimpi mau jadi apa. Sampai ada orang-orang yang memberi kesempatan kepada saya. Jadi bagi saya ini cerita pribadi, sehingga saya mau memberikan sumbangsih kepada mereka," ujar Mochamad Asri.

Kisah Mocha menjadi bukti bahwa perjalanan dari Indonesia menuju panggung teknologi dunia bukanlah hal yang mustahil. Dengan pendidikan, kerja keras, dan kesempatan, talenta Tanah Air mampu bersaing di tingkat global.

Bagi banyak orang, cerita Mocha bukan hanya tentang kesuksesan karier, tetapi juga tentang bagaimana seorang anak bangsa tetap mengingat asal-usulnya dan ingin membantu membuka jalan bagi generasi berikutnya.

Kalau ingin baca artikel lengkapnya bisa di tutup dulu videonya
๐ŸŽฌ Kerja di NVIDIA ingin ke Indonesia