Viral LCC 4 Pilar Kalbar! Jawaban Sudah Benar, Nilai Malah Dipotong Gara-Gara Speaker Juri Kresek
Jagat media sosial lagi-lagi dibuat panas gara-gara cuplikan Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat yang viral di TikTok dan Instagram.
Yang bikin netizen geregetan bukan soal pertanyaannya... tapi keputusan juri yang dianggap bikin peserta auto pengen banting mikrofon ๐ญ
Drama bermula saat Regu C dari mendapat pertanyaan tentang mekanisme pemilihan anggota (BPK).
Dengan cepat, peserta menjawab: anggota BPK dipilih oleh DPR dengan mempertimbangkan masukan DPD dan disahkan Presiden.
Secara substansi? Jawabannya benar.
Tapi bukannya dapat tepuk tangan... mereka malah kena potong nilai 5 poin ๐ญ
Alasan juri: pelafalan “Dewan Perwakilan Daerah” dianggap kurang jelas terdengar.
Netizen langsung: “Ini lomba wawasan kebangsaan apa lomba artikulasi?” ๐ญ
Yang bikin makin panas, pertanyaan yang sama kemudian dilempar ke Regu B dari .
Dan lucunya... inti jawaban mereka dinilai benar dan langsung diberi tambahan 10 poin tanpa drama “kurang jelas terdengar”.
Akhirnya Regu C melayangkan protes karena merasa ada standar ganda.
Polemik makin membesar setelah akun komunitas sekolah SMAN 1 Pontianak ikut angkat bicara dan meminta klarifikasi resmi.
Netizen pun mulai menuduh:
- juri tidak objektif,
- keputusan sepihak,
- bahkan muncul tudingan adanya “relasi kuasa”.
Namun beberapa hari kemudian, akhirnya buka suara.
Plt Kepala Disdikbud Kalbar, , mengungkap fakta yang bikin publik campur antara ngakak dan kesel.
Ternyata masalah utamanya diduga berasal dari speaker meja juri yang error ๐ญ
Jadi suara peserta yang masuk ke arah juri terdengar putus-putus dan tidak jelas.
Ironisnya... speaker untuk penonton dan live streaming YouTube justru normal banget ๐ญ
Alhasil:
- penonton di ruangan dengar jelas,
- netizen di rumah dengar jelas,
- YouTube dengar jelas,
- cuma juri yang kayak dengar radio perang tahun 1945 ๐ญ
Disdikbud mengakui memang ada ketidaksinkronan audio saat lomba berlangsung.
Meski begitu, pihak sekolah tetap diminta menempuh jalur resmi dengan mengajukan surat peninjauan ulang jika ingin hasil dievaluasi kembali.
Klarifikasi “speaker rusak” ini langsung jadi bahan roasting netizen.
Banyak yang menyindir: masa lomba tingkat provinsi rebutan tiket ke gedung tapi kalah sama sound system hajatan RT ๐ญ
Drama ini akhirnya jadi pengingat penting: sepintar apa pun peserta, sehebat apa pun hafalan UUD, kalau sound system ngadat... nasib nilai bisa ikut hilang bersama gema speaker ๐ญ
