Klakson Demi Hindari Tabrakan, Satu Keluarga di Bogor Malah Diteror Pengendara Motor Arogan
Momen berkendara yang seharusnya biasa saja berubah menjadi pengalaman mencekam bagi sebuah keluarga di kawasan Pasir Kuda, .
Insiden road rage ini terjadi pada Minggu siang (10/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Menurut keterangan korban, kejadian bermula saat seorang pengendara motor nekat menyalip dari arah berlawanan di area tikungan sebelum lampu merah Pasir Kuda.
Karena situasi dinilai berbahaya dan nyaris menyebabkan tabrakan, pengemudi mobil spontan membunyikan klakson sebagai peringatan.
Namun bukannya menyadari kesalahannya, pengendara motor tersebut justru tersulut emosi.
Pelaku disebut langsung:
⚠️ mengejar mobil korban
⚠️ menendang kendaraan
⚠️ menantang berkelahi
⚠️ hingga merusak spion dan menggores bodi mobil
Yang paling menyedihkan, di dalam mobil terdapat seorang anak perempuan berusia 3 tahun yang ikut menyaksikan kejadian tersebut.
Balita itu disebut menangis histeris ketakutan melihat aksi brutal sang pelaku.
Bahkan pada malam harinya, anak tersebut dikabarkan mengalami demam dan trauma setiap kali harus naik mobil.
Korban kemudian mencoba melapor ke pihak kepolisian.
Namun menurut pengakuannya, laporan tersebut sempat “dipingpong” antara Polsek dan Polresta hingga korban diminta pulang dan datang kembali keesokan harinya.
Kasus ini kembali memicu sorotan publik terkait:
๐จ maraknya aksi road rage di jalan raya
๐จ emosi pengendara yang mudah tersulut
๐จ serta pentingnya respons cepat aparat terhadap korban intimidasi di jalan
Banyak netizen menilai klakson yang seharusnya menjadi alat keselamatan justru sering dianggap sebagai ajakan konflik oleh pengendara yang tidak mampu mengendalikan emosi.
