GATOT BONGKAR “TITIPAN JENDERAL BINTANG TIGA”! SINDIRAN KERAS KE JOKOWI PICU POLEMIK BARU
Panggung politik nasional kembali memanas setelah Gatot Nurmantyo melontarkan pernyataan kontroversial yang menyinggung langsung Joko Widodo.
Dalam acara Milad ke-5 Partai Ummat pada Minggu (3/5/2026), Gatot mengaku pernah menerima “titipan” saat masih menjabat sebagai Panglima TNI. Yang dimaksud bukan hal biasa, melainkan permintaan untuk menaikkan pangkat seseorang menjadi jenderal bintang tiga (Letnan Jenderal).
Pernyataan ini langsung memicu perdebatan publik, terutama terkait independensi dalam sistem promosi jabatan di tubuh militer.
Gatot menyampaikan pengakuan tersebut secara terbuka, seolah ingin mengungkap dinamika internal yang selama ini tidak banyak diketahui publik. Ia juga menegaskan bahwa hal-hal semacam ini perlu menjadi perhatian karena menyangkut profesionalitas institusi.
Bagi publik, pernyataan ini bukan pertama kalinya. Hubungan antara Gatot dan Jokowi memang diketahui sudah lama tidak harmonis sejak Gatot tidak lagi menjabat sebagai Panglima TNI.
Beberapa tahun lalu, Gatot juga pernah mengaitkan pencopotannya dengan kebijakan yang ia ambil saat itu, termasuk instruksi pemutaran film G30S/PKI di lingkungan TNI.
Kini, pernyataan terbaru tersebut kembali mempertegas posisinya sebagai salah satu tokoh yang cukup vokal mengkritik era pemerintahan sebelumnya.
Pernyataan ini masih berupa klaim sepihak dan berpotensi memicu polemik lebih luas. Publik pun menunggu klarifikasi atau tanggapan dari pihak terkait agar informasi yang beredar bisa dipahami secara utuh dan berimbang.
