Baru 4 Hari Kerja, ART Ini Pilih Resign Karena Tak Kuat Sering Diajak Naik Mobil: “Bukan Capek Kerja, Tapi Mabuk Darat Terus”
Sebuah kisah unik sekaligus bikin netizen iba viral di media sosial setelah seorang asisten rumah tangga (ART) memutuskan mengundurkan diri hanya empat hari setelah mulai bekerja.
Namun alasannya bukan karena dimarahi majikan atau pekerjaan terlalu berat.
ART tersebut ternyata memilih resign karena tidak tahan mabuk kendaraan setiap kali diajak bepergian menggunakan mobil.
Dalam cerita yang beredar di media sosial, sang ART mengaku sering merasa pusing, mual, hingga lemas saat harus ikut keluar rumah bersama keluarga majikannya.
Aktivitas majikan yang cukup sering bepergian untuk makan di luar atau jalan-jalan membuat dirinya harus beberapa kali naik mobil dalam sehari.
Bagi sebagian orang mungkin hal itu terdengar biasa.
Namun bagi ART tersebut, perjalanan berulang menggunakan kendaraan justru menjadi siksaan yang membuat tubuhnya tidak kuat.
Meski baru bekerja selama empat hari, ia akhirnya memilih berhenti demi menjaga kondisi kesehatannya.
Keputusan itu disebut bukan karena dirinya tidak nyaman bekerja di rumah majikan, melainkan murni karena mabuk perjalanan yang terus kambuh.
Kisah ini langsung ramai dibahas netizen karena dianggap cukup unik.
Banyak yang mengaku baru kali ini mendengar ada orang resign bukan karena pekerjaan rumah tangga, tetapi karena terlalu sering naik mobil.
Meski begitu, tidak sedikit warganet yang memahami kondisi tersebut.
Sebab mabuk perjalanan memang bisa sangat mengganggu aktivitas seseorang.
Bagi sebagian orang, terlalu sering naik kendaraan dapat memicu:
- pusing,
- mual,
- muntah,
- hingga tubuh terasa lemas sepanjang hari.
Karena itu, banyak netizen menilai keputusan sang ART tetap bisa dimaklumi.
“Kerjanya betah, badan yang nggak kuat,” tulis salah satu komentar.
Ada juga yang bercanda, “Majikannya terlalu royal ngajak jalan-jalan sampai ART kalah sama isi perut sendiri.”
Kisah viral ini akhirnya menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kondisi fisik dan daya tahan tubuh yang berbeda-beda.
Hal yang terlihat ringan bagi sebagian orang, ternyata bisa menjadi tantangan besar bagi orang lain.
