Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Duel di Jalan Cipondoh, Oknum TNI Serang Pengendara Motor Tanpa Ampun!


Cipondoh, Tangerang – Sebuah insiden kekerasan di jalan raya kembali menggemparkan masyarakat Tangerang. Dua pengendara sepeda motor terlibat cekcok yang berujung pemukulan oleh seorang oknum yang mengaku sebagai anggota TNI AL, di daerah Cipondoh, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 10-11 siang.

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula saat dirinya hendak melintas di jalur lampu merah dan berbelok ke kanan. Saat itu, jalur kiri tampak kosong sehingga korban memilih mengambil jalur tersebut. Namun, tiba-tiba pengendara lain yang memakai helm bertuliskan embel-embel TNI memotong jalur secara mendadak.

“Orang itu mepet saya dan mulai membentak. Saya spontan berhenti karena marah dan ingin menghindari kecelakaan,” ujar korban yang meminta namanya dirahasiakan.

Korban menambahkan, setelah berhenti, oknum TNI tersebut semakin emosi dan menegaskan bahwa dirinya adalah anggota TNI AL Marinir. Terjadi perdebatan sengit di jalan yang sempat memancing perhatian warga sekitar. Setelah beberapa saat, oknum tersebut pergi, namun kemudian kembali bertemu korban di area Pom Bensin Cipondoh.

Di lokasi baru, perselisihan kembali memanas. Saat korban dan oknum TNI hendak menepi, pertengkaran memuncak dan berujung pada serangan fisik. Oknum TNI secara tiba-tiba menghantam korban bertubi-tubi tanpa peringatan, bahkan menendang motor korban hingga mengalami kerusakan.

“Saya tidak sempat menyiapkan diri, tiba-tiba langsung dihajar. Motor saya juga ditendang,” kata korban.

Kejadian ini sempat menyita perhatian warga di sekitar, yang mencoba melerai dan menanyakan kronologi awal pertengkaran. Korban pun menjelaskan peristiwa yang terjadi sebelum pertengkaran kembali meledak.

Insiden ini menjadi perhatian serius karena melibatkan oknum yang mengaku sebagai anggota TNI. Meski korban tidak mengalami luka serius, peristiwa ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat berkendara di jalan raya, terutama terhadap oknum yang mengaku aparat dan menggunakan atribut resmi militer.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak TNI mengenai kejadian tersebut. Warga diimbau tetap tenang, berhati-hati, dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Kasus ini hanya diinformasikan sebagai bentuk edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat agar lebih berhati-hati di jalan raya, terutama dalam menghadapi pengendara yang bersikap agresif atau mengaku aparat.