Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras di Jakarta Pusat, Pelaku Masih Diburu Polisi!
Peristiwa mengejutkan menimpa aktivis hak asasi manusia dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Ia menjadi korban serangan penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Jakarta Pusat.
Insiden tersebut terjadi saat Andrie Yunus sedang beraktivitas pada malam hari. Tiba-tiba dua orang yang diduga pelaku datang menghampiri dan melakukan serangan brutal dengan menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah tubuh korban.
Serangan itu mengakibatkan luka bakar serius pada beberapa bagian tubuh korban. Andrie Yunus langsung mendapatkan pertolongan dan dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasus ini pun langsung menyita perhatian publik dan memicu kecaman luas. Banyak pihak mendesak aparat penegak hukum agar segera mengusut tuntas pelaku serta mengungkap motif di balik aksi kekerasan tersebut.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif. Aparat telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi para pelaku.
Penyidik juga tengah mengumpulkan berbagai keterangan saksi guna mempercepat proses pengungkapan kasus yang menghebohkan ini. Hingga kini, pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS tersebut masih dalam pencarian pihak kepolisian.
Foto Terduga Pelaku Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Viral, Polisi Tegaskan Itu Hasil Rekayasa AI!
Foto dua pria yang diduga sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, ramai beredar di media sosial pada Sabtu (14/3/2026).
Gambar tersebut diunggah oleh sejumlah akun di platform X (Twitter) dan langsung menarik perhatian publik karena memperlihatkan wajah dua orang yang disebut-sebut sebagai pelaku.
Dalam foto itu tampak dua pria mengendarai sepeda motor matic berwarna putih. Pengemudi terlihat mengenakan baju putih, sementara orang yang dibonceng memakai kaus biru. Penampilannya juga terlihat sangat mirip dengan rekaman CCTV yang sebelumnya beredar di publik.
Namun perbedaannya, foto yang beredar di media sosial tampak jauh lebih jelas dibandingkan rekaman CCTV asli.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian memastikan bahwa gambar tersebut bukan foto asli, melainkan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Roby Heri Saputra.
“Itu AI,” tegas Roby saat dikonfirmasi, Sabtu (14/3).
Menurutnya, beredarnya foto hasil rekayasa tersebut justru dapat mengganggu proses penyelidikan yang sedang dilakukan polisi.
“Malahan men-distract ciri-ciri pelaku sebenarnya,” jelasnya.
Sebelumnya, Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya telah membeberkan ciri-ciri dua pelaku yang terekam CCTV saat melakukan penyerangan terhadap Andrie Yunus.
Berdasarkan keterangan tersebut, pelaku pertama yang mengemudikan motor memakai kaus kombinasi putih-biru, celana gelap yang diduga berbahan jeans, serta helm hitam.
Sementara pelaku kedua yang dibonceng menggunakan masker penutup wajah berwarna hitam, kaus biru tua, dan celana panjang berbahan jeans yang dilipat pendek.
Jika dibandingkan dengan foto yang viral di media sosial, terdapat perbedaan mencolok pada sosok penumpang. Dalam foto tersebut, pria yang dibonceng tidak menggunakan masker dan pakaiannya juga berbeda dari ciri-ciri yang sebelumnya diungkap.
Karena itu, polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai gambar yang beredar di internet sebelum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang.

