Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

[VIDEO] Tanpa mengaku sebagai kapolres, AKBP Arif melapor kehilangan sepeda ke polsek


Tanpa mengaku sebagai kapolres, AKBP Arif melapor kehilangan sepeda ke polsek. Bukannya ditangani serius, ia justru mendapat respons santai hingga ditanya harga sepeda. Pengalaman itu berujung teguran dan nasihat soal pelayanan publik.
#polisi

Pakai Pakaian Sederhana, Kapolres Lamongan Kaget Saat Lapor Sepeda Hilang

Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman, mengungkap pengalaman tak menyenangkan ketika pernah melaporkan kehilangan sepeda ke kantor polisi saat masih berpakaian biasa. Kisah itu ia bagikan melalui akun Instagram pribadinya.

Menurut Arif, saat datang ke kantor polisi, ia tidak dipersilakan duduk dan langsung dicecar pertanyaan oleh petugas jaga. Ia mengatakan ingin membuat laporan kehilangan sepeda, namun respons yang diterima justru membuatnya heran.

Alih-alih menanyakan kronologi kejadian, petugas tersebut lebih dulu menanyakan harga sepeda yang hilang. Pertanyaan itu membuat Arif merasa kecewa karena dianggap kurang empati terhadap pelapor.

“Seharusnya polisi bisa memanusiakan manusia,” ujarnya, sembari bercanda bahwa saat itu ia ingin “menyetrum” petugas tersebut.

Pengalaman itu, kata Arif, menjadi pelajaran penting baginya agar pelayanan di jajarannya tidak bersikap diskriminatif terhadap masyarakat yang datang melapor.

Kalau seorang calon pelapor berpakaian sederhana langsung diperlakukan dingin, bagaimana nasib masyarakat kecil yang tak punya jabatan atau pangkat?

Apakah pelayanan polisi masih melihat penampilan dan status sosial sebelum memberikan empati?

Mengapa harga barang justru lebih dipentingkan daripada kejadian dan nasib korban?

Berapa banyak laporan masyarakat yang mungkin gagal diproses karena pelapor merasa tidak dihargai?

Jika Kapolres saja bisa diperlakukan seperti itu, bagaimana perlakuan terhadap warga biasa?

Posting Komentar untuk "[VIDEO] Tanpa mengaku sebagai kapolres, AKBP Arif melapor kehilangan sepeda ke polsek"