Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Video Aktivitas WNI di Osaka Viral, Publik Soroti Etika di Ruang Publik


Aksi Sekelompok WNI di Osaka Picu Kecaman Warganet

Sebuah video yang memperlihatkan aksi sekelompok pemuda asal Indonesia di Osaka, Jepang, viral di media sosial dan menuai beragam reaksi publik. Video tersebut pertama kali beredar luas di platform X pada Selasa (2/2/2026).

Dalam rekaman yang beredar, sekelompok pemuda terlihat berjalan di area publik sambil mengumandangkan takbir menggunakan pengeras suara berukuran besar pada malam hari. Aksi tersebut dilakukan di kawasan perkotaan Osaka yang dikenal memiliki aturan ketat terkait ketertiban dan kebisingan.

Jepang menerapkan regulasi kebisingan yang cukup ketat, terutama pada malam hari, dengan ambang batas suara di area pemukiman dan publik berkisar antara 45 hingga 50 desibel. Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat dianggap mengganggu ketertiban umum.



Selain soal kebisingan, potongan video lain juga memperlihatkan momen ketika sekelompok pemuda tersebut mengerumuni seorang perempuan warga Jepang dan meminta yang bersangkutan untuk mengucapkan syahadat. Adegan tersebut memicu kritik keras dari warganet, baik dari Jepang maupun Indonesia.

Sejumlah pengguna media sosial menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan sikap saling menghormati antarbudaya. Banyak warganet Indonesia menyayangkan aksi tersebut karena dinilai berpotensi merusak citra Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi toleransi dan kesantunan.

“Kalau berada di negara orang, seharusnya menghormati aturan dan budaya setempat,” tulis salah satu warganet dalam kolom komentar. Ada pula yang menyebut bahwa Jepang bukan negara dengan mayoritas penduduk Muslim, sehingga aktivitas keagamaan di ruang publik seharusnya dilakukan dengan memperhatikan norma lokal.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang Jepang maupun perwakilan pemerintah Indonesia terkait identitas para pemuda dalam video tersebut atau kemungkinan adanya proses hukum. Belum diketahui pula apakah aksi tersebut melanggar aturan hukum setempat atau hanya menjadi perhatian publik di media sosial.

Pengamat sosial menilai, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi warga negara Indonesia yang berada di luar negeri agar selalu menjaga sikap dan menghormati aturan negara tempat mereka berada. Aktivitas apa pun di ruang publik, termasuk yang berkaitan dengan keyakinan pribadi, perlu dilakukan dengan mempertimbangkan konteks sosial dan budaya setempat.

Kasus ini juga menambah daftar peristiwa yang menunjukkan betapa cepatnya sebuah tindakan di ruang publik menjadi sorotan global melalui media sosial. Warganet menilai, setiap perilaku warga negara di luar negeri secara tidak langsung membawa nama bangsa.

Hingga berita ini diturunkan, video tersebut masih beredar luas dan terus memicu perdebatan di media sosial mengenai batas kebebasan berekspresi, toleransi beragama, serta pentingnya menghormati aturan dan budaya negara lain.

Posting Komentar untuk "Video Aktivitas WNI di Osaka Viral, Publik Soroti Etika di Ruang Publik"