Slamet Arifianto Meninggal Dunia Disengat Puluhan Tawon Vespa Saat Bersihkan Toren Air di Rumah
Seorang warga bernama Slamet Arifianto dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat puluhan tawon vespa saat membersihkan toren air di atas rumahnya pada Jumat, 27 Februari 2026. Peristiwa tragis ini terjadi diduga karena korban tidak mengetahui adanya sarang tawon di sekitar tandon air.
Kronologi Kejadian
Kepala Desa Mujur Lor, Sadimun, menjelaskan bahwa saat itu korban sedang melakukan pembersihan toren air seperti biasa. Namun tanpa disadari, di sekitar tandon terdapat sarang tawon vespa.
Saat proses pembersihan berlangsung, sarang tersebut diduga tersenggol. Hal itu memicu kawanan tawon keluar dan langsung menyerang korban secara berkelompok.
Korban pun terjebak di atas rumah karena dikerubungi tawon dan tidak bisa segera turun. Diperkirakan ia berada dalam kondisi tersebut selama kurang lebih setengah jam sebelum akhirnya berhasil menyelamatkan diri.
Sempat Sadar Usai Diserang
Setelah berhasil turun dari atas rumah, Slamet Arifianto diketahui masih dalam kondisi sadar. Namun ia mulai mengeluhkan tubuhnya terasa mati rasa dan kondisinya semakin melemah akibat sengatan yang dialaminya.
Keluarga kemudian segera membawa korban ke RS PKU Muhammadiyah Kroya untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Dirujuk ke RSUD Banyumas, Korban Tak Tertolong
Karena kondisi korban terus memburuk, tim medis memutuskan untuk merujuknya ke RSUD Banyumas guna penanganan lebih lanjut.
Namun nahas, setibanya di rumah sakit rujukan tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat membersihkan area atap rumah, terutama jika terdapat potensi sarang serangga berbahaya seperti tawon vespa. Pemeriksaan menyeluruh sebelum melakukan aktivitas di ketinggian sangat penting guna menghindari kejadian serupa.

Posting Komentar untuk "Slamet Arifianto Meninggal Dunia Disengat Puluhan Tawon Vespa Saat Bersihkan Toren Air di Rumah"