[VIDEO] Aksi Keji Penyiraman Air Keras Terhadap Pelajar Terbongkar, Tiga Remaja Diciduk Polisi
Kasus penyiraman air keras terhadap Fahmi, seorang pelajar SMK Pelayaran di kawasan Cempaka Putih, kembali menjadi perhatian publik. Insiden keji yang sempat terekam kamera CCTV itu kini memasuki babak baru setelah polisi berhasil membekuk para pelakunya.
Aksi tersebut sebelumnya terekam jelas oleh kamera pengawas, termasuk sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi B 6143 PWK yang digunakan pelaku. Rekaman inilah yang menjadi kunci utama bagi kepolisian untuk mengungkap pelaku dalam waktu relatif singkat.
Tak butuh lama, polisi akhirnya mengamankan tiga remaja berstatus pelajar SMA berinisial D, F, dan A. Ketiganya sempat berlagak layaknya gangster jalanan saat beraksi, namun keberanian itu langsung runtuh begitu berhadapan dengan aparat penegak hukum.
Usai melakukan penyiraman air keras yang membuat Fahmi terancam kehilangan penglihatannya, ketiga pelaku langsung melarikan diri. Mereka tidak bersembunyi di satu tempat, melainkan berpencar ke sejumlah wilayah berbeda, seolah mencoba menghilangkan jejak dan menghindari kejaran polisi.
Penelusuran polisi pun dilakukan lintas daerah. Satu pelaku berhasil diamankan di Karawang, Jawa Barat. Pelaku lainnya ditangkap saat bersembunyi di kawasan industri Cikarang, Kabupaten Bekasi. Sementara pelaku terakhir akhirnya diringkus di Depok. Persembunyian yang tersebar ini justru memperkuat dugaan bahwa mereka kabur dalam kondisi panik.
Fakta yang kemudian terungkap justru membuat publik geram. Saat diperiksa, ketiga pelaku mengaku tidak mengenal Fahmi sama sekali. Tidak ada persoalan pribadi, tidak ada dendam, konflik, ataupun motif ekonomi. Mereka menyebut aksi penyiraman air keras itu dilakukan secara acak, tanpa target tertentu.
Pengakuan tersebut memicu kemarahan banyak pihak. Pasalnya, tindakan brutal itu dilakukan hanya demi sensasi dan pengakuan di lingkungan pergaulan mereka, tanpa memikirkan dampak jangka panjang bagi korban. Fahmi kini harus menjalani perawatan intensif akibat cedera serius pada matanya, sementara masa depannya terancam akibat tindakan kejam yang dilakukan orang tak dikenal.
Kasus ini sekaligus menegaskan pentingnya peran teknologi pengawasan. Berkat rekaman CCTV yang menangkap jelas pelat nomor kendaraan serta ciri-ciri pelaku, polisi dapat melacak identitas mereka, termasuk sekolah dan alamat tempat tinggal, hingga akhirnya dilakukan penangkapan.
Bagi Fahmi dan keluarganya, penangkapan para pelaku setidaknya memberi sedikit kelegaan. Ancaman di jalanan yang sempat membuat resah kini berhasil dihentikan.
Peristiwa ini menjadi potret kelam kenakalan remaja yang telah melampaui batas dan berubah menjadi tindak kriminal serius. Aksi yang mereka anggap “iseng” justru berujung pada penderitaan panjang bagi korban dan konsekuensi hukum berat bagi diri mereka sendiri.

Posting Komentar untuk "[VIDEO] Aksi Keji Penyiraman Air Keras Terhadap Pelajar Terbongkar, Tiga Remaja Diciduk Polisi"