Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ingin Masuk Kopassus? Simak 13 Syarat Lengkap Prajurit TNI AD

Komando Pasukan Khusus (Kopassus) kembali membuka peluang bagi prajurit terbaik TNI Angkatan Darat yang ingin mengabdikan diri di satuan elite paling disegani di Indonesia. Rekrutmen ini bukan sekadar proses administrasi biasa, melainkan seleksi ketat yang dirancang untuk menyaring prajurit dengan fisik prima, mental baja, serta kesiapan psikologis tingkat tinggi.

Kopassus dikenal sebagai pasukan khusus dengan tugas-tugas berisiko tinggi, mulai dari operasi tempur, penanggulangan terorisme, hingga misi-misi strategis negara yang bersifat rahasia. Karena itulah, setiap prajurit yang ingin mengenakan baret merah wajib memenuhi standar yang tidak bisa ditawar.

Berdasarkan keterangan resmi dari Penerangan Kopassus (Penkopassus) yang dirilis pada Kamis (15/1), terdapat 13 syarat utama yang harus dipenuhi oleh prajurit TNI AD sebelum dapat mengikuti pendidikan dan seleksi Kopassus. Berikut penjelasan lengkapnya.


Rekrutmen Kopassus: Bukan untuk Semua Orang

Tidak semua prajurit TNI AD bisa langsung mendaftar menjadi anggota Kopassus. Rekrutmen ini bersifat internal, khusus bagi prajurit aktif yang telah memenuhi kualifikasi dasar tertentu. Tujuannya jelas, yakni memastikan bahwa calon peserta seleksi sudah memiliki fondasi disiplin militer, loyalitas, serta pengalaman kedinasan yang memadai.

Kopassus tidak mencari prajurit biasa. Mereka mencari individu dengan daya tahan ekstrem, kemampuan adaptasi tinggi, serta mental yang tidak mudah runtuh dalam tekanan.



13 Syarat Menjadi Prajurit Kopassus TNI AD

1. Perwira Abituren Akmil Kecabangan Infanteri

Syarat pertama ditujukan bagi Perwira lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2022 hingga 2025 yang berasal dari kecabangan infanteri. Latar belakang ini dinilai penting karena infanteri merupakan ujung tombak operasi tempur darat.

2. Bintara dan Tamtama Lulusan Dikma BA/TA

Selain Perwira, kesempatan juga dibuka bagi Bintara dan Tamtama lulusan Dikma BA/TA TNI AD tahun 2022–2025 dari kecabangan INF, CZI, CPL, CKE, CKM, CBA, CAJ, dan CKU.

3. Batas Usia Maksimal

Kopassus menetapkan batas usia maksimal 28 tahun untuk Perwira dan 26 tahun untuk Bintara/Tamtama pada saat pendidikan dimulai. Usia muda dinilai lebih ideal untuk menghadapi latihan ekstrem dan beban fisik berat.

4. Persyaratan Tinggi Badan

Standar fisik juga menjadi perhatian serius. Tinggi badan minimal ditetapkan 170 cm bagi Perwira dan 168 cm bagi Bintara/Tamtama, sebagai syarat proporsionalitas dan ketahanan fisik.

5. Berstatus Bujangan atau Lajang

Calon peserta wajib berstatus belum menikah. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat pendidikan Kopassus membutuhkan fokus total, mobilitas tinggi, dan risiko tugas yang besar.

6. Tidak Sedang Terlibat Proses Hukum

Integritas menjadi syarat mutlak. Prajurit yang sedang atau pernah terlibat proses hukum pidana maupun pelanggaran disiplin berat tidak diperkenankan mengikuti seleksi.

7. Memenuhi Kesehatan Minimal Stakes II

Calon peserta harus dinyatakan sehat dengan standar minimal Stakes II oleh PPBPAD. Pemeriksaan ini mencakup kondisi fisik, organ vital, hingga ketahanan tubuh secara menyeluruh.

8. Surat Persetujuan Komandan Satuan

Setiap pendaftar wajib mengantongi surat persetujuan resmi dari Komandan Satuan. Ini menandakan bahwa yang bersangkutan dinilai layak secara disiplin dan kinerja.

9. Nilai Kesamaptaan Jasmani Minimal 70

Kesamaptaan jasmani menjadi tolok ukur utama. Nilai minimal 70 menjadi standar awal untuk memastikan kebugaran fisik.

10. Lulus Garjas A (Lari)

Tes Garjas A mensyaratkan lari minimal 2.800 meter atau nilai 73 dalam waktu 12 menit. Tes ini mengukur stamina dan daya tahan kardiovaskular.

11. Lulus Tes Renang Dasar

Renang dasar jarak 50 meter gaya dada wajib dikuasai. Kemampuan ini penting mengingat operasi Kopassus kerap melibatkan medan air.

12. Memiliki SKHPP yang Memenuhi Syarat

Surat Keterangan Hasil Penelitian Personel (SKHPP) harus menunjukkan bahwa calon peserta layak secara rekam jejak dan kepribadian.

13. Memenuhi Kesiapan Psikologi

Calon prajurit Kopassus wajib memiliki status kesiapan psikologi minimal PSI-2. Tes ini krusial untuk menilai stabilitas mental dalam kondisi ekstrem.



Seleksi Ketat demi Menjaga Marwah Kopassus

Pihak Kopassus menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan profesional. Tidak ada kompromi terhadap standar, karena kualitas prajurit Kopassus berkaitan langsung dengan keselamatan negara dan keberhasilan misi.

Setiap tahapan seleksi bukan hanya menguji fisik, tetapi juga mengukur karakter, loyalitas, dan kemampuan bertahan dalam tekanan.



Baret Merah: Simbol Pengabdian, Bukan Sekadar Gengsi

Menjadi anggota Kopassus bukan soal prestise atau kebanggaan semata. Baret merah adalah simbol pengabdian tanpa batas, kesiapan menghadapi risiko tertinggi, serta kesetiaan penuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Banyak yang mendaftar, namun hanya segelintir yang mampu bertahan hingga akhir. Mereka yang lolos adalah prajurit terpilih yang siap mengorbankan kenyamanan pribadi demi tugas negara.



Dibukanya rekrutmen Kopassus TNI AD menjadi kesempatan emas bagi prajurit yang merasa terpanggil untuk mengabdi di garis terdepan. Namun kesempatan ini datang bersama tanggung jawab besar, disiplin tinggi, dan tuntutan pengorbanan yang tidak ringan.

Bagi prajurit yang memenuhi 13 syarat tersebut, persiapkan diri sebaik mungkin—fisik, mental, dan psikologis. Karena Kopassus tidak mencari yang biasa, melainkan yang terbaik dari yang terbaik.

Posting Komentar untuk "Ingin Masuk Kopassus? Simak 13 Syarat Lengkap Prajurit TNI AD"